Kringg saat jam dinding ini menyapaku
    Kriing ku lihat waktu memanjaku

    mata ini tidak ingin menatap cahaya
    mata ini ingin terbuai dalam mimpinya

    Bress dingin ini memeluk
    bres semakin lama hati ini terpuru

    ku lihat cahaya berkotak empat
    kulihat cahaya sedang memanggil
    apa ini apa itu kotak tv atau lemari

    laptop ini memanja sekali 
    laptop ini menghibur sekali

    semua ini mimpi anak sekolah
    semua ini mimpi seorang anak sederhana

    blog guru inspirasiku
    blog guru karya indah ku
    gebyat tik harapan ku
    gebyar tik penambah ilmuku




    Puisi merupakan sebuah ungkapan perasaan yang di rasakan oleh penulis : 
    Berikut saya tuliskan sebuah puisi yang saya rasakan pada era sekarang 




    Rintihan anak pertiwi

    Dunia indah ini masih menyapa
    Dunia ini Tersenyum walau terluka
    Suara Burung masih teramat merdu
    Suara alam masih terasa sejuk

    Hihihihihi tangisan ini tangisan pertiwi
    Hihihihhiii tangisan ini tak meminta kasihan
    Hihihihih tangisan ini bukan untuk kami
    Hihihhiihi tangisan ini menyayat sekali  

    Lihat itu anak pertiwi
    Lihat itu orang pertiwi
    Alam musnah
    Alam pun menyerah

    Lihat itu anak pertiwi
    Lihat itu orang pertiwi
    Orang besar
    Orang yang makin mengaya

    Lihat itu anak pertiwi
    Lihat itu orang pertiwi
    Orang Kecil
    Orang yang makin Kecewa
    Ini hidup pertiwi
    Ini bumi pertiwi

    Ini tangisan kami para anak pertiwi 

    ,





    Ini Pagi Buta ( Sebuah Karya Ku untuk Guruku )
    Sebuah coretan kecilku untuk pemberi ilmuku


    Ini Pagi Buta


    Tik Tik
    Sapaan embun yang memanggil
    Tik Tik
    Seperti persembahan untuk alam
    Tik Tik
    Hanya renungan yang terpikir

    Berrr
    Dingin ini terlalu erat memeluk ku
    Berrr
    Saatnya ku ganti baju kerajaan ku

    Ini pagi buta , ini pagi senja
    tak pernah goyah pikiran ku

    Aku kangen masa sekolahku
    Aku kangen guru-guru ku
    Aku kangen Pelajaran ku

    Jalan kehidupan sudah menghadang
    Remaja masih di jiwa
    Raut muka masih Remaja

    Ini pagi buta , ini pagi senja
    Baju kerajaan ini tak pernah ku duga
    Baju kerajaan ini baju yang membimbingku
    Baju kerajaan ini warisan guruku

    Jalan kehidupan semakin menghadang
    Ku lihat guruku semakin muda
    walau muda saat nya meraka duduk saja
    Biar murid mu yang bodoh ini
    yang memakai baju kerajaan ini


    Oleh : Johan Martha S.Pd
    Sumber Foto : Kenangan SMA 3 Banjarbaru


    Puisi ini tentang ajakanku kepada para adikku, Agar dia mengerti bahwa kehidupan jangan pernah mengharapkan orang tua 



    Pletak,Pletak 
    Nada indah dari sebuah palu
    Gres,Gres 
    Apa itu Sejenis penyaring pasir putih

    Ku tidak pernah tau apa itu arti kehidupan 
    Ku tidak pernah tau apa itu arti uang banyak 
    Ku tidak pernah tau apa itu arti kehidupan mewah  

    Pletak,Pletak
    Kadang tangan ini merasa penat 
    Gres,gres
    Kadang Pinggul merasa nyeri 

    Habis bekerja
    Habis tidur
    Sinar mentari menyapa lagi
    Buku-buku Berisik lagi 

    Langkah inipun berangkat lagi 
    bukan untuk Pletak
    bukan untuk Gres 
    Untuk buku yang berisik itu 

    Senyum orang tua terkadang tak mengambang
    Rintih orang tua terkadang menyayat 
    Suara parau mereka terkadang meminta 
    Masihkah engkau tak sadar 
    Masihkah engkau tega meminta 


      
    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1     Latar Belakang Masalah
    Karya sastra merupakan hasil cipta manusia selain memberikan hiburan juga saran dengan nilai, baik nilai keindahan maupun nilai- nilai ajaran hidup. Orang dapat mengetahui nilai-nilai hidup, susunan adat istiadat, suatu keyakinan, dan pandangan hidup orang lain atau masyarakat melalui karya sastra. Dengan hadirnya karya sastra yang membicarakan persoalan manusia, antara karya sastra dengan manusia memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Sastra dengan segala ekspresinya merupakan pencerminan dari kehidupan manusia. Adapun permasalahan manusia merupakan ilham bagi pengarang untuk mengungkapkan dirinya dengan media karya sastra. Hal ini dapat dikatakan bahwa tanpa kehadiran manusia, sastra mungkin tidak ada. Memang sastra tidak terlepas dari manusia, baik manusia sebagai sastrawan maupun sebagai penikmat sastra. Mencermati hal tersebut, jelaslah manusia berperan sebagai pendukung yang sangat menentukan dalam kehidupan sastra.


    Sastra terbagi atas 3 jenis yaitu prosa, puisi, dan drama. Lirik lagu termasuk jenis puisi. Lagu atau nyanyian adalah sebuah alunan nada dan bunyi yang dapat didengarkan oleh manusia, dimanapun beradalagu merupakan karya sastra yang disenangi oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan lagu mempunyai daya pikat dari segi keindahan bahasa, tema dan susunan kalimat juga rangkaian musiknya.
     Unsur sastra yang dimiliki oleh sebuah  lagu akan mampu menggugah jiwa seseorang karena pada dasarnya setiap manusia mempunyai rasa keindahan. Oleh karena itu unsur seni yang ada pada lirik atau alunan lagu merupakan faktor yang menentukan. Adapun lirik lagu semuanya itu mengandung pesan.
    Lagu dikatakan merupakan gubahan seni nada atau suara dalam urutan kombinasi dan hubungan temporal (biasanya diiringi dengan alat musik) untuk menghasilkan gubahan musik yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan (mengandung irama) http : id. Wikipedia. Org/wiki/lagu.
    Lagu dangdut merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia, semakin majunya zaman, lagu dangdut hampir hilang di kalangan masyarakat, apalagi dikalangan remaja, mereka lebih menyukai lagu-lagu pop ataupun lagu-lagu dari luar negri. Sebenarnya dibalik kejadulan lagu dangdut lebih banyak mempunyai makna dari pada lagu-lagu sekarang yang hanya mempunyai tema percintaan saja.
    Dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama semuanya menceritakan tentang kehidupan manusia dan banyak di antaranya besifat religi dari lagunya yang membahas tentang percintaan.
    Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
    Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh.
    Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala LumpurSingapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
    Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. MenurutAchmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.
    Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
    Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, "Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset," kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film tersebut antara lain disumbangkan untuk masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.
    Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPRmewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.
    Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih  skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.
    Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai mahasiswa sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.
    Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film. Pada tanggal 11 Desember 2007.Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda peluncuran websitepribadinya,rajadangdut.com.(http://id.wikipedia.org/wiki/Rhoma_Irama)
    Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian denganJudul “ Pesan Moral Dalam Lirik Lagu Dangdut Karya H. Rhoma Irama


    1.2     Rumusan Masalah
    Dari rangkaian latar belakang yang sudah di ungkapkan maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian terhadap lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama adalah sebagai berikut :
    1.      Pesan relegius apa yang ada dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama ?
    2.      Apa saja kritik sosial yang terdapat dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama ?
    1.3     Tujuan Penelitian
    Berdasarkan rumusan berikut yang telah ditetapkan maka tujuan penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut :
    1.         Mendeskripsikan pesan religius yang ada dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama.
    2.         Memaparkan kritik sosial yang ada dalam lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama dalam kehidupan manusia. 
    1.4     Kegunaan Penelitian
    Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut :
    1.      Sebagai bahan masukan bagi peminat karya sastra untuk lebih meningkatkan apresiasi terhadap karya satra tulisan.
    2.      Sebagai bahan masukan terutama pesan religi dan pesan kritik sosial yang ada untuk memberikan pengalaman bagi penikmat karya sastra ataupun bagi masyarakat banyak.
    3.      Sebagai latihan bagi peneliti untuk mengkaji,menganalisis, serta mampu mengapresiasikan karya sastra dengan lebih baik lagi.
    1.5     Penegasan Istilah
    Untuk menghindari kesalahan penafsiran arti dalam penelitian ini, maka perlu untuk memberikan definisi istilah yang digunakan dalam penelitian ini:
    1.      Pesan Moral
    Secara umum moral menyaran pada pengertian ( ajaran tentang ) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya, akhlak, budi pekerti, dan asusila.  Istilah “ bermoral” berarti mempunyai pertimbangan baik buruk (Nurgiyantoro,2009:320).
    2.      Pesan Religi
    Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro, 2009:326-327 ).
    3.      Pesan Kritik Sosial
    Kritik sosial hampir mencakup tentang keseluruhan aspek kehidupan manusia , bisa dalam bidang agama, politik, sosial dll.
    Dalam karya sastra banyak sebuah karya sastra yang di tunjukkan untuk mengkritik aspek kehidupan. Kritik sosial pesan-pesan nya tidak di tunjukkan hanya kepada penikmat sastra saja tapi untuk seluruh masyarakat.
    4.         Lirik Lagu
    Lirik adalah susunan kata yang siap untuk di nyanyikan atau rangkaian kata-kata dalam lagu.
    http:www.google.co.id/tanya/thread?tid=7383f2b05626191 (di akses tanggal 19 maret 2013 ) jadi lirik lagu merupakan susunan kata-kata yang diciptakan seseorang untuk dinyanyikan .





















    BAB II
    LANDASAN TEORI
    2.1     Pesan Moral
    Secara umum moral menyaran pada pengertian ( ajaran tentang ) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya, akhlak, budi pekerti, dan asusila.  Istilah “ bermoral” berarti mempunyai pertimbangan baik buruk (Nurgiyantoro,2009:320).
    Dalam karya fiksi, moral digambarkan untuk menawarkan model kehidupan yang diidealkan pada kehidupan pengarang.  Karya sastra fiksi mengandung penerapan moral dalam tingkah laku dan sikap para tokoh.  Pembaca diharapkan dapat menangkap pesan-pesan moral yang disampaikan oleh pengarang dalam karya sastranya.  Pesan moral yang ditawarkan selalu berhubungan dengan sifat luhur manusia dalam memperjuangkan hak dan martabat manusia( Nurgiyantoro,2009:322).
    Moral dalam karya sastra, atau hikmah yang diperoleh penikmat sastra , selalu dalam pengertian yang baik. ( Nurgiyantoro,2009:322).
    Jenis Dan Wujud Pesan Moral
    ·           Mencakup persoalan hidup manusia baik tentang hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam, dan hubungan manusia dengan Tuhannya.
    ·           Pesan religius dan keagamaan.
    ·           Pesan kritik sosial misalnya tentang adat-istiadat, dominasi golongan tua, kesewenang-wenangan penguasa dll.
    2.2   Pengertian Pesan Relegius
    Pesan merupakan sebuah amanat yang ingin disampaikan. Religi diartikan lebih luas dari pada agama. Konon kata religi menurut asal kata berati ikatan atau pengikatan diri. Dari sini pengertian nya lebih pada masalah personalitas, hal yang pribadi oleh karena itu, ia lebih menonjolakan eksistensinya sebagai manusia.
    Jika sesuatu ada ikatan atau pengikatan diri, kemudian kata bereligi berarti menyerahkan diri, tunduk dan taat namun pengertian nya adalah positif. Karena penyerahan diri atau ketaatan dikatkan dengan kebahagiaan seseorang (Subijantoro Almosuwito 2010:123).
    Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro, 2009:326-327 ).
    Dalam nilai religi ukuran kebaikan dan keburukan bersifat mutlak. menurut Noor (2012:7). Jelasnya nilai religi adalah yang berdasarkan ajaran-ajaran agama, yang di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur dan sifat terpuji.  Nilai-nilai luhur yang tercakup dalam nilai religi islam sendiri menurut Noor (2012:7).
    Jelasnya nilai religi adalah yang berdasarkan ajaran-ajaran agama, yang di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur dan sifat terpuji.


    2.2.1 Pesan religi yang akan diuraikan dalam penelitian ini diantaranya
    a. Sholat
    Sholat merupakan kewajiban bagi umat muslim. Dan sekaligus cara untuk memohon ampun serta mendekatkan diri kepada sang pencipta. Selain sholat wajib yaitu sholat 5 waktu ada pula sholat sunat seperti sholat tengah malam yaitu tahajut. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”
    Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah.
    Oleh karena itu tidak ada alasan untuk manusia untuk begadang setelah sholat isya dan untuk menunda waktu tidur karena itu perbuatan yang tidak disukai nabi Muhammad Saw.
    b. Hormat Kepada Orang Tua
    Dalam nilai religi, dorongan untuk berbuat baik atau pun hormat kepada orang tua telah menjadi salah satu akhlak yang mulia. Dorongan dan kehendak tersebut harus tertanam sedemikian rupa, karena pada hakikatnya orang tualah yang paling berjasa kepada anak-anaknya.  Ibu dan bapak adalah orang tua yang paling banyak berjasa kepada anak-anaknya. Ibu dan bapak adalah orang tua yang membesarkan, merawat, dan mendidik setiap anak-anaknya.  Oleh karena itu, sebagai seorang anak haruslah berbuat baik (bakti) kepada keduanya, baik selama beliau masih hidup maupun setelah beliau sudah meninggal. Hal ini diungkapkan dalam firman Allah yang artinya :
     “Allah Subhanahu Wata’ala telah menetapkan agar kalian tidak beribadah melainkan kepada-Nya; dan hendaklah kalian berbakti kepada kedua orang tua.” (Al-Israa : 23)
    c. Kasih Sayang
    Pada hakikatnya manusia hidup di dalam dunia ini mempunyai nilai rasa terhadap orang lain, terutama nilai yang berkaitan dengan nilai kasih sayang.  Rasa kasih sayang dalam nilai religi merupakan salah satu sifat yang terpuji.  Perwujudan rasa kasih sayang dapat berupa kasih sayang anak kepada orang tua, kasih sayang dalam lingkungan masyarakat, ataupun dalam lingkungan keluarga.  Jika seseorang memiliki rasa kasih sayang, maka ia akan memiliki tingkah laku : suka bersilaturahmi, suka menolong orang yang mengalami kesulitan, memiliki rasa persaudaraan, mudah memaafkan dan bersifat pemurah(Noor,2012:8).
    d. Berlaku Jujur dan Benar
    Kejujuran dan kebenaran adalah sendi terpenting bagi berdiri tegaknya masyarakat, sebab hanya dengan kejujuran dan kebenaran dapat tercipta adanya saling pengertian satu sama lain dalam kehidupan bermasysrakat.  Sikap berlaku jujur dan benar adalah sikap mental yang mampu memberikan dorongan kuat untuk beramal sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya, baik dalam ucapan maupun perbuatan.
    e. Keberanian di jalan yang Benar
    Keberanian merupakan salah satu sifat terpuji yang harus dimiliki oleh setiap mukmin.  Sifat ini sangat diperlukan untuk menjaga harga diri, sebab orang yang pemberani ( dalam arti positif) akan dihormati oleh kawan dan disegani oleh lawan.  Sifat pemberani yang positif yaitu keberanian yang didasarkan kepada kebenaran.  Berani karena benar dan takut karena salah, demikian kata pepatah.  Keberanian harus pula disertai dengan perhitungan dan iman yang kuat.
    f. Tolong Menolong
    Dalam nilai religi, tolong menolong merupakan salah satu sifat yang mendapat penilaian yang baik menurut pandangan masyarakat dan lingkungan kehidupan bersama secara mutlak membuat adanya kesadaran kerjasama dan tolong menolong.  Kita wajib bekerja sama dan tolong menolong diantara sesame manusia di dalam kebajikan.  Menurut Noor(2012:9) tolong menolong merupakan sikap yang senang menolong orang lain, baik dalam bentuk materil maupun dalam bentuk tenaga dan moral.


    g. Hal yang diharamkan
    Hal yang diharamkan adalah perbuatan kita umat muslim yang mempunyai mudarat lebih besar dari pada kebaikan nya. Hal ini diungkapkan dalam firman Allah Surah al-Baqarah : 219
    Mereka bertanya kepada kamu (wahai Muhammad) tentang arak dan judi.Katakanlah olehmu, pada keduanya terdapat dosa yang besar dab beberapa manfaat bagi manusia. Dan dosa keduanya adalah lebih besar dari pada manfaatnya.
    Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 90)
    h. Kematian
    Kematian dalam agama islam bersifat pasti, manusia diciptakan dari tanah dan kembali ketanah. Harta benda ataupun sanak keluarga hanya akan jadi perhiasan waktu hidup saja tidak akan kita bawa dalam kematian.
    Firman Allah Swt maksudnya : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32)
    Firman-Nya lagi yang bermaksud : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (Surah Al-Ankabut ayat 64)
    Firman Allah Swt  maksudnya : "Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." (Surah Muhammad ayat 36)
    i.     Harta
    Harta adalah sebuah kekayaan. Menurut islam harta tidak hanya sebuah kekayaan saja, karena harta hanya merupakan titipan saja tidak bersifat kekal, islam mengajarkan harta yang bagus adalah sebuah amal sholeh yang akan membantu kita di hari akhir kelak.
    Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami).
    j.  Martabat seseorang
    Martabat seseorang dalam kehidupan biasanya menimbulkan perbedaan antara orang yang satu dengan orang yang lain. Dalam islam martabat seseorang sama tidak membedakan seseorang karena semua sama di mata Allah Swt.


    k. Sedekah
    Sedekah adalah membagikan sedikit harta kepada orang yang berhak menerimanya.
    Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah saw lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yang lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, "Bersedekah dalam keadaan sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh (nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian."
    (Bukhari - Muslim)
    Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
    (Bukhari)
    l.  Asal manusia
    Asal manusia sama yaitu dari sperma yang mengalami pembuahan. Islam juga menyatakan hal yang sama, semua manusia diciptaka dari air hina. Menurut firman Allah :
    "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).
    m. Kecantikan menurut islam
    Kecantikan seseorang wanita dalam islam tergantung bagimana cara wanita itu menyembunyikan aurat nya dan menjaga akhlak nya. Karena haram bagi wanita yang memperlihatkan aurat nya.
    Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad).
    n. Berdoa
            Berdoa kepada Allah, yaitu memohon apa saja yang kita inginkan. Doa merupakan inti ibadah, karena ia merupakan pengakuan akan keterbatasan dan ketidak mampuan manusia, sekaligus pengakuan akan kemahakuasaan Allah terhadap segala sesuatu. Kekuatan doa dalam Islam sangat luar biasa, karena ia mampu menembus kekuatan akal manusia. Oleh karena itu, berusaha dan berdoa merupakan dua sisi tugas hidup kita manusia yang bersatu secara utuh dalam aktivitas hidup setiap muslim.
    o. Cinta karena Allah
            Cinta karena Allah adalah mencintai segala makhluk ciptaan Allah atupun lawan jenis bukan dari kekuasaan ataupun keindahan yang dititipkan Allah kepada orang tersebut, tetapi cinta karena keimanan orang tersebut dalam hal berserah diri kepada Allah ataupun dalam hal beribadah kepada beliau.
    p. Hari akhir
    Hari akhir ataupu biasa kita sebut hari  kiamat merupakan rukun iman yang ke 5. Kiamat pasti terjadi dan tidak ada orang yang tau kapan hari itu akan datang.
    Religi tidak lepas dengan semua agama baik islam, kresten, budha, dan hindu. Religi berkaitan dengan batasan-batasan hal yang baik atau pun tidak baik. Karena keterkaitan nya dengan sastra maka saya mengagkat judul ini.
    2.3     Pesan Kritik Sosial
    Kritik sosial hampir mencakup tentang keseluruhan aspek kehidupan manusia , bisa dalam bidang agama, politik , dan sosial . Dalam karya sastra banyak sebuah karya sastra yang di tunjukkan untuk mengkritik aspek kehidupan. Kritik sosial pesan-pesan nya tidak di tunjukkan hanya kepada penikmat sastra saja tapi untuk seluruh masyarakat.
    Sastra yang mengandung pesan kritik dapat juga didebut sebagai sastra kritik biasanya akan lahir ditengah masyarakat jika terjadi hal-hal yang kurang beres dalam kehidupan sosial dan masyarakat.
    2.4     Hubungan Sastra dan Religius
    Pada akhir tahun 1953, Bahrun Rangkuti pernah mengataan bahwa Qur’an dan bible tidak didalami oleh pengarang Indonesia modren. Sedang terjemahan Qur’an dan bible pun hingga pada waktu itu belum memuaskan (dalam arti sebagian karya terjemahan literer).
    Dari titik tolak ini kita dapat berkesimpulan bahwa kitab suci Al Qur’an selain berisi tulisan–tulisan suci (sacred writings) agama Islam juga mengandung tulisan sastra.
    Agama bagi kebanyakan bangsa pada berbagai macam tingkat kemasyarakatan merupakan gaya penyatu yang sentral dalam pembinaan kebudayaan. Agama lah yang memelihara tradisi nenek moyang, menjaga hukum moral, mendidik tunas muda, dan mengajarkan aneka kebijaksanaan.
    Tetapi dengan fungsinya yang konservatif itu, agama juga bertindak sebagai faktor yang reatif dan dinamis, pengarang yang memberi makna kehidupan. Oleh karena itulah, agama merupakan dorongan penciptaan sastra, sebagai sumber ilham, dan sekaligus pula sering membuat karya sastra bermuara kepada agama.
    Kehadiran unsur relegius dan keagamaan dalam sastra adalah setua keberadaan sastra tersendiri. Bahkan, sastra tumbuh dari sesuatu yang bersifat relegius. Pada awal mula segala sastra adalah relegius (Nurgiyantoro, 2009:326-327 ).
    Sastra pada umum nya bertalian dengan relegius manusia, dan humanisme,  manusia ,alam dan relegiusitas membentuk sistem kehidupan. Dalam teori klasik, alam merupakan sumber utama dalam menyajikan keindahan. Alamiah yang memberikan inspirasi menggerakkan hati dan tangan manusia. Dalam konteks ini, orang melakukan perenungan dan menikmati keindahan.
    Beberapa keterangan tersebut kiranya cukup memberikan keterangan bahwa hubungan sastra dengan religi cukup baik dan jelas dan bisa dikataan bahwa sastra merupakan bagian dari agama .
    2.5     Pengertian Lirik Lagu
    Lirik adalah susunan kata yang siap untuk di nyanyikan atau rangkaian kata-kata dalam lagu.
    http:www.google.co.id/tanya/thread?tid=7383f2b05626191(diakses tanggal 19 maret 2013 ) jadi lirik lagu merupakan susunan kata-kata yang diciptakan seseorang untuk dinyanyikan.









    BAB III
    METODE PENELITIAN

    3.1  Pendekatan Penelitian
    Pendekatan yang peneliti gunakan dalam mengkaji atau menganalisis lagu ini adalah pendekatansosiologis. Pendekatan sosiologis adalah pendekatan yang menganalisis manusia dalam masyarakat, mulai dari proses pemahaman mulai masyarakat ke individu ( Ratna, 2011 : 59 ).
    Metode dan pendekatan sosiologis yaitu pendekatan yang bertolak dari asumsi bahwa sastra merupakan pencerminan kehidupan masyarakat. karya sastra menerima pengaruh dari masyarakat dan sekaligus mampu memberi  pengaruh terhadap masyarakat.
    Karya sastra menampilkan gambaran kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah kenyataan sosial. Dalam pengertian ini, kehidupan mencakup hubungan antar masyarakat, antar masyarakat dengan individu, antar manusia, dan antar peristiwa yang terjadi dalam batin seseorang.
    Dalam penelitian ini penulis menjelaskan atau memaparkan pesan moral yang terdapat dalam lagu-lagu dangdut karya H. Rhoma Irama dalam bentuk pesan religi dan kritik sosial .

    3.2  Metode Penelitian
    Metode penelitian yang digunakan adalah metode hermeneutika. Secara etimologis hermeneutika berasal dari kata hermeneuein, bahasa Yunani, yang berarti menafsirkan atau menginterpretasikan. Secara mitologis ( ibid ) hermeneutika dikaitkan dengan Hermes , nama dewa Yunani yang menyampaikan pesan ilahi kepada manusia dengan bahasa lisan maupun tulisan. Dikaitkan dengan fungsi utama  hermeneutika sebagai metode untuk memahami agama, maka metode ini dianggap tepat untuk memahami suatu karya sastra dengan pertimbangan dalam suatu karya sastra ,yang paling dekat dengan agama adalah karya sastra.
    Metode ini menurut saya cocok di gunakan untuk meneliti sebuah karya sastra berupa lagu sesuai dengan asal nya metode ini yang dulu digunakan dewa menyampaikan pesan ilahi melalui bahasan lisan maupun tulisan, dalam lagu juga seperti itu ada sebuah pesan ataupun nilai keagamaan yang di sampaikan.(Nyoman Kutha Ratna,2009:44)
    3.3  Variabel Penelitian
    Peneliti mengangkat judul “ Pesan Moral Dalam Lirik Lagu Dangdut Karya H. Rhoma Irama”. Dan meneliti pesan moral apa saja yang terdapat dalam lirik lagu tersebut. Dalam pesan moral yang di ambil peneliti membatasi dengan 2 sub variabel
    1.      Pesan relegius
    2.      Pesan kritik sosial






    Tabel Variabel Penelitian
    VARIABEL
    SUB VARIABEL
    INDIKATOR
    Pesan Moral
    1.      Pesan Religius
    a.       sholat
    b.      hormat kepada orang tua
    c.       hal yang diharamkan
    d.      kematian
    e.       harta
    f.       martabat seseorang
    g.      sedekah
    h.      asal manusia
    i.        kecantikan menurut islam
    j.        kepercayaan hari akhir
    k.      kasih sayang
    l.        berdoa
    m.    cinta karena Allah
    2.      Pesan Kritik Sosial
    a.       Mencakup semua aspek permasalahan dalam kehidupan manusia.








    3.4   Sumber Data
    Peneliti melakukan objek penelitian pada 10 lirik lagu dangdut karya H. Rhoma Irama. Adapun yang menjadi objek penelitian tersebut adalah lirik lagu yang dijadikan bahan kajian dengan judul-judul :
    a.    Begadang
    b.    Keramat
    c.    Judi
    d.    Sebujur bangkai
    e.    Rupiah
    f.      Dasi dan gincu
    g.    Sumbangan
    h.    Setetes air hina
    i.      Kerudung putih
    j.      Kiamat
    3.5  Teknik Penelitian
    3.5.1       Teknik Pengumpulan Data
    Teknik yang digunakan adalah teknik observasi teks, yaitu mengumpulkan data yang di ambil dalam syair lagu Dangdut karya H. Rhoma Irama. Langkah-langkah pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu :
    a.    Mengumpulkan data
    b.    Membaca judul dan syair lagu
    c.    Mengidentifikasi

    3.5.2        Teknik Analisis Data
    Setelah data terkumpul, kegiatan selanjutnya adalah melakukan analisis data, maka teknik yang digunakan dalam analisis data yaitu teknik deskriptif interpretatif, yaitu peneliti memaparkan data secara keseluruhan terlebih dahulu, menginterpretasinya. Untuk menganalisis data dilakukan tahap sebagai berikut :
    1) Penguntaian/pengorganisasian
    Proses pengurutan dan pemilihan data yang sesuai dengan kajian yang dilakukan.
    2) Interpretasi
    Mengacu kepada penelitian data, pemaknaan dengan ciri signifikasi, selanjutnya
    3) Evaluasi
    Merefleksikan data dengan pemahaman dan pengetahuan peneliti.
    3.6  Jadwal Peneliti
    Jadwal penelitian dalam karya ilmiah ini dapat dijelaskan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan yaitu pada bulan Februari 2013 sampai Juli 2013 kegiatan ini berlangsung selama enam bulan.




    Tabel Jadwal Penelitian
    No
    KEGIATAN
    Bulan
    Februari
    2013
    Maret
    2013
    April
    2013
    Mei
    2013
    Juni
    2013
    Juli
    2013
    1
    2
    3
    4
    1
    2
    3
    4
    1
    2
    3
    4
    1
    2
    3
    4
    1
    2
    3
    4
    1
    2
    3
    4
    1.
    Persiapan
























    2.
    Penyusunan Proposal
























    3.
    Seminar Proposal
























    4.
    Revisi seminar proposal
























    5.
    Penyusunan Skripsi & Konsultasi
























    6.
    Ujian Skripsi
























    7.
    Revisi






























    BAB IV
    DESKRIPSI DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

    4.1 Analisis pesan moral Lagu Begadang
    Begadang
    Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
    Begadang boleh saja, kalau ada perlunya
    Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
    Begadang boleh saja, kalau ada perlunya

    Kalau terlalu banyak begadang
    Muka pucat karena darah berkurang
    Bila  sering kena angin malam
    Segala penyakit akan mudah datang

    Darilah itu sayangi badan
    Jangan begadang setiap malam

    Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
    Begadang boleh saja, kalau ada perlunya

    Kalau terlalu banyak begadang
    Muka pucat karena darah berkurang
    Bila  sering kena angin malam
    Segala penyakit akan mudah datang

    Darilah itu sayangi badan
    Jangan begadang setiap malam

    Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
    Begadang boleh saja, kalau ada perlunya
    4.1.1        Analisis pesan relegius lirik lagu Begadang
    Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Begadang dengan indikator: sholat,Pesan Dalam lirik laguBegadang disana pencipta lirik lagu ingin menyampaikan alasan mengapa kita sebagai makhluk ciptaan sang kuasa dilarang untuk bergadang tanpa ada alasan yang bersifat fositip. Disana pencipta lirik lagu ingin menyampaikan bahwa kegiatan fositif yang dimaksud adalah sholat malam atau tahajud.
    Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
     “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”
    Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah.
    Lirik lagu yang mengandung larangan bergadang tersebut terletak pada bait ke 1, 4 dan 7 bahkan lirik itu diulang-ulang untuk mengingatkan kita. Dari lirik lagu di atas maka peneliti sadar akan ucapan H. Rhoma Irama beliau pernah berkata jalan dakwah beliau melalui sebuah musik dan musik yang beliau ciptakan saya rasa dari hadist ataupun Al-Qur’an.
    4.1.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Begadang
    Dalam lagu Begadang terdapat pesan kritik sosial yang ingin disampaikan  antara lain:
    a.       Disana pengarang menyampaikan bahwa begadang merupakan hal yang dapat membuat penyakit mudah masuk dalam tubuh kita , di karenakan angin malam tidak baik untuk kesehatan.
    b.      Pengarang menyampaikan larangan begadang pada bait ke 1,4 dan 7 , dengan bunyi Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya,Begadang boleh saja, kalau ada perlunya disana pencipta juga menkritik orang-orang yang menggunakan waktu malam mereka dengan hal-hal negatif, bnyak sekarang baik kalangan muda dan kalangan orang tua yang senang dengan hiburan malam seperti discotik ,karaoke dll yang bahkan bertentangan dengan syariat agama.
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Begadang
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Sholat
    Dalam lirik lagu Begadang melarang kita untuk bergadang pada malam hari tanpa ada kegiatan yang bersifat fositiv. Dalam lirik lagu terdapat pesan relegius yaitu sholat malam karena hal fositif yang di maksud dalam lagu tersebut adalah sholat malam tahajut.

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1.      Kesehatan
    Dalam lirik lagu Begadang mengkritik orang yang sering begadang pada malam hari yang tidak tau bahwa pada malam hari segala penyakit akan mudah masuk ke dalam tubuh kita manusia di karenakan angin malam merupakan perantara dari penyakit agar lebih mudah dalam memasuki tubuh manusia.
    2.      Hiburan malam
    Dalam lirik lagu Begadang juga mengkritik orang yang menggunakan waktu malam hari untuk menghibur diri ditempat-tempat hiburan malam .

    4.2      Analisis pesan moral lagu Keramat
    Keramat
    Hai manusia,
     hormati ibumu
    Yang melahirkan dan membesarkanmu

    Darah dagingmu dari air susunya
    Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
    Dialah manusia satu-satunya
    Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

    Doa ibumu dikabulkan Tuhan
    Dan kutukannya jadi kenyataan
    Ridho Ilahi karena ridho nya
    Murka Ilahi karena murkanya

    Bila kau sayang pada kekasih
    Lebih sayanglah pada ibumu
    Bila kau patuh pada rajamu
    Lebih patuhlah pada ibumu

    Bukannya gunung tempat kau meminta
    Bukan lautan tempat kau memuja

    Bukan pula dukun tempat kau menghiba
    Bukan kuburan tempat memohon doa
    Tiada keramat yang ampuh di dunia
    Selain dari doa ibumu jua
    4.2.1        Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Keramat
    Analisis pesan relegius dalam lagu Keramat dengan indikator : hormat kepada orang tua, kasih sayang, berdoa.
    a.       Hormat kepada orang tua
    Pesan relegius dalam lirik lagu keramat, dalam lirik lagu keramat pencipta ingin menyampaikan bahwa orang tua kita apalagi ibu merupakan keramat yang paling di ridhoi allah swt, doa dari seorang ibu merupakan doa yang paling mustajap, pada bait ke 9-13 ini sang pencipta lagu menuangkannya.
    Doa ibumu dikabulkan Tuhan
    Dan kutukannya jadi kenyataan
    Ridho Ilahi karena ridho nya
    Murka Ilahi karena murkanya

    Karena orang tua yaitu ibu merupakan sebuah keramat maka sang pencipta lagu juga menyampaikan bahwa hormatilah ibu kita melebihi apa pun hal itu dapat kita lihat pada lirik.
    Bila kau sayang pada kekasih
    Lebih sayanglah pada ibumu
    Bila kau patuh pada rajamu
    Lebih patuhlah pada ibumu

    b.      Kasih sayang
    Pada lirik lagu keramat terdapat pesan religi mengenai kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Kasih sayang seorang ibu dalam Islam sangatlah kuat mukjizat nya, apabila seorang ibu mendoakan anaknya maka insya Allah anak itu akan selamat dunia dan akhirat. Maka beruntunglah seorang anak yang selalu diperhatikan orang tua nya.
    Darah dagingmu dari air susunya
    Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
    Dialah manusia satu-satunya
    Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

    c.       Berdoa
    Selain memaparkan tentang keramat seorang ibu penulis juga menyampaikan bahwa kita manusia hendaklah yakin,menyembah dan berdoa hanya kepada Allah swt dan Allah swt telah mengeramatkan doa seorang ibu. Karena sebagai umat islam, kita wajib untuk percaya kepada Allah dan hal – hal gaib yang diciptakan nya bukan menyembah hal-hal gaib itu.
    Dalam Al-Qur”an surah Al- Isra 23 (Allah Swt telah menetapkan kalian tidak beribadah melainkan kepadanya dan hendaklah kalian berbakti kepada orang tua).
    Dapat kita lihat pada lirik lagu keramat pada bait 17-20
    Bukannya gunung tempat kau meminta
    Bukan lautan tempat kau memuja
    Bukan pula dukun tempat kau menghiba
    Bukan kuburan tempat memohon doa
    Tiada keramat yang ampuh di dunia
    Selain dari doa ibumu jua.

    4.2.2        Analisis Pesan kritik sosial dalam lagu keramat
    Dalam lagu Keramat pencipta lirik lagu tersebut menkritik orang-orang yang yang mengeramatkan benda-benda mistik padahal doa orang tua lah yang merupakan keramat yang di ridhoi Allah Swt.
    Juga banyak orang-orang yang tidak hormat kepada orang tua nya sendiri padahal orang tua sangat sayang kepada kita anak nya .

    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Keramat
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Hormat kepada orang tua
    Dalam lirik lagu Keramat menyuruh kita sebagai umat muslim agar menghormati orang tua melebihi apapun  karena keramat yang diridhoi Allah Swt adalah orang tua.
    2. Kasih sayang
    Dalam lirik lagu Keramat mengisahkan betapa besarnya kasih sayang seoorang ibu pada kita anak nya. Dan ketulusan serta keridhoan ibu lah yang membuat kita selamat dunia dan akhirat
    3. Berdoa
    Dalam lirik lagu Keramat mengingatkan kita sebagai umat islam hendak lah berdoa dan memohon apapun hanya kepada Allah Swt
    Pesan Kritik Sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Durhaka kepada orang tua
    Lirik lagu Keramat mengkritik orang yang durhaka kepada orang tua dan selalu menentang orang tua padahal tidak ada orang tua yang ingin anak nya bersedih
    2. Musyrik
    Lirik lagu Keramat mengkritik orang Islam yang mengeramatkan benda mistik serta berdoa dan meminta sesuatu kepada benda tersebut padahal semua yang ada didunia ini ciptaan Allah Swt


    4.3      Analisis pesan moral lagu Judi
    Judi
    Judi (judi), menjanjikan kemenangan
    Judi (judi), menjanjikan kekayaan
    Bohong (bohong), kalaupun kau menangItu awal dari kekalahan
    Bohong (bohong), kalaupun kau kaya Itu awal dari kemiskinan

    Judi (judi), meracuni kehidupan
    Judi (judi), meracuni keimanan
    Pasti (pasti), karena perjudian
    Orang malas dibuai harapan
    Pasti (pasti), karena perjudian
    Perdukunan ramai menyesatkan

    Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
    Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah
    Yang kaya bisa jadi melarat, apalagi yang miskin
    Yang senang bisa jadi sengsara, apalagi yang susah
    Uang judi najis tiada berkah

    Uang yang pas-pasan karuan buat makan (o, o)
    Itu cara sehat ‘tuk bisa bertahan
    Uang yang pas-pasan karuan ditabungkan (o, o)
    Itu cara sehat ‘tuk jadi hartawan

    Apa pun nama dan bentuk judi
    Semuanya perbuatan keji
    Apa pun nama dan bentuk judi
    Jangan lakukan dan jauhi ,Judi

    4.3.1        Analisis pesan religius lirik lagu Judi
    Analisis pesan religius dalam lagu Judi dengan indikator : hal yang  diharamkan , dalam lirik lagu judi di sana jelas terdapat larangan kita sebagai umat muslim untuk tidak bejudi dari lirik pertama sampai terakhir disana sudah di katakan apa saja akibat judi . judi bukan hanya sekedar larangan bagi umat muslim tetapi judi adalah hal yang diharamkan untuk umat islam.
    Dalam Al qur’an. Surah Al-Baqarah: 219 (Mereka bertanya kepada kamu wahai Muhammad tentang arak dan judi.
    Katakanlah olehmu, pada keduanya terdapat dosa yang besar dab beberapa manfaat bagi manusia. Dan dosa keduanya adalah lebih besar daripada manfaatnya).
    Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”  ( QS. Al-Maidah: 90 )
    Dari ayat-ayat Al Qur’an di atas sesuai dengan lirik lagu judi semua apapun bentuk judi tidak ada berkah nya untuk kita umat muslim ,selain itu orang beriman pun apabila sudah mulai ketagihan untuk berjudi akan menjadi murtad seperti dalam lirik
    Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam

    4.3.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Judi
    Dalam lirik lagu Judi disana mengkritik orang-orang yang menjadikan judi dan semua hal- hal yang mudah untuk mendapatkan uang sebagai perbuatan yang sah-sah saja dan halal tanpa memikirkan hal yang memudarat dalam judi, banyak orang yang apabila sudah ketagihan dalam berjudi rela berkorban apa saja dalam berjudi. Selain itu juga dalam lirik lagu Judi di sana sebenar nya terdapat sebuah amanat apabila kita dalam mencari rezeki dengan cara yang halal maka semua akan menjadi berkah dalam kehidupan kita umat muslim, semua mudarat yang di sampaikan dapat kita ketahui dalam lirik berikut.
    Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
    Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah
    Yang kaya bisa jadi melarat, apalagi yang miskin
    Yang senang bisa jadi sengsara, apalagi yang susah
    Uang judi najis tiada berkah

    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Judi
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Hal yang di haramkan
    Judi merupakan hal yang di haramkan dalam lirik lagu judi banyak terdapat apa saja akibat kita berjudi,selain itu lirik tersebut menyuruh kita umat muslim untuk mendapatkan uang secara halal bukan dari judi

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Orang yang menghalalkan judi
    lirik lagu Judi mengkritik orang-orang yang menjadikan judi dan semua hal- hal yang mudah untuk mendapatkan uang sebagai perbuatan yang sah-sah saja

    4.4      Analisis pesan moral dalam lagu Sebujur bangkai
    Sebujur bangkai
    Badan pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa
    Anak isteri tercinta tak sudi lagi bersama
    Secepatnya jasad dipendam
    Secepatnya jasad dipendam
    Karena tak lagi dibutuhkan
    Diri yang semula dipuja
    Kini bangkai tak berguna
    Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
    Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi
    Kalau selama ini diri berhiaskan
    Emas intan permata bermandi cahaya
    Tetapi kali ini di dalam kuburan
    Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman
    Terputuslah pergaulan
    Terbujurlah sendirian
    Diri terbungkus kain kafan
    Wajah dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja
    Kini tiada lagi orang sudi menyentuhnya
    Jadi santapan cacing tanah
    Jadi santapan cacing tanah
    Sampai yang tersisa kerangka
    Begitulah suratan badan
    Ke bumi dikembalikan
    Kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
    Bahwa maut ‘kan datang menjelang



    4.4.1        Analisis pesan religius dalam lagu Sebujur bangkai
    Analisis pesan religi Dalam lirik lagu Sebujur bangkai dengan indikator : kematian.
    Kematian merupakan suatu kejadian dimana kita manusia dicabut roh dan meninggalkan dunia yang fana ini , dalam lirik lagu sebujur bangkai jelas menyatakan bahwa kita manusia pasti mati dan meninggalkan semua hal yang telah kita peroleh dalam kehidupan ini , pada bait  bertuliskan
    Diri yang semula dipuja
    Kini bangkai tak berguna
    Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
    Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi
    Kalau selama ini diri berhiaskan
    Emas intan permata bermandi cahaya
    Tetapi kali ini di dalam kuburan
    Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman
    Terputuslah pergaulan
    Terbujurlah sendirian
    Diri terbungkus kain kafan.

    Dari lirik tersebut dapat kita ketahui bahwa sebenarnya dalam kematian hanya ibadah kita saja yng dapat membantu dalam kubur ,semua hal duniawi hanya menjadi hiasan dunia semata , kita sebagai orang muslim hendaklah semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintahnya dan menjauhi larangan nya karena kita tidah tau kapan ajal menjemput .
    4.4.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Sebujur bangkai
    Dalam lirik lagu Sebujur bangkai disana mengkritik orang-orang yang sombong dalam hal apapun baik wajah, kekayaan ,wibawa , dan jabatan, tanpa mereka sadari bahwa dalam kehidupan kita manusia pasti mati dan meninggalkan semua itu . jadi apa yang kita banggakan itu hanya titipan .

    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Sebujur bangkai
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Kematian
    Dalam lirik lagu Sebujur bangkai mengingatkan kita bahwa kita makhluk hidup pasti mati

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Kesombongan
    Dalam lirik lagu Sebujur bangkai mengkritik orang yang sombong baik dalam hal kekayaan,wibawa, jabatan dll tanpa menyadari akan kematian

    4.5      Analisis pesan moral dalam lirik lagu Rupiah
    Rupiah
    Tiada orang yang tak suka
    Pada yang bernama rupiah
    Semua orang mencarinya
    Di mana rupiah berada
    Walaupun harus nyawa sebagai taruhannya
    Banyak orang yang rela cuma karena rupiah
    Memang sungguh luar biasaitu pengaruhnya rupiah
    Sering karena rupiah
    Jadi pertumpahan darah
    Sering karena rupiah
    Saudara jadi pecah
    Memang karena rupiah
    Orang menjadi megah
    Kalau tidak ada rupiah
    Orang menjadi susah
    Hidup memang perlu rupiah
    Tetapi bukan segalanya
    Silakan mencari rupiah
    Asal jangan halalkan cara
    Buat apa berlimpah kalau jadi bencana
    Sedikit pun jadilah asal membawa berkah
    Dari itu jangan serakah
    Di dalam mencari rupiah
    4.5.1        Analisis pesan religius dalam lirik lagu Rupiah
    Analisis pesan religi dalam lirik lagu Rupiah dengan indikator : harta. Harta merupakan sebuah benda yang bernilai tinggi ataupun rendah. Dalam lirik lagu rupiah disana dapat kita ketahui bahwa rupiah merupakan sebuah kebutuhan sehari-hari untuk kita manusia dan rupiah merupakan hal yang kita cari-cari dalam kehidupan kita sehari-hari bahkan tanpa kita sadar apakah cara yang kita gunakan halal ataupun haram dalam mendapatkan rupiah tersebut. Dalam lirik lagu Rupiah juga jelas di katakan bahwa walaupun sedikit rupiah yang kita dapat tapi halal itu akan menjadi berkah dalm kehidupan kita sehari-hari. Dalam islam pun tidak dilarang untuk mencari rupiah asalkan halal karena dalam islam harta sebenarnya bukan dalam bentuk materi saja tetapi bisa juga harta dalam bentuk kekayaan jiwa , ketakwaan kepada Allah seperti dalam hadis- hadis berikut
    1.      Yang dinamakan kekayaan bukanlah banyaknya harta-benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan jiwa (hati). (HR. Abu Ya'la)
    2.      Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami).
    Dan apabila kita mengumpulkan rupiah/ harta dengan cara tidak halal maka sebenarnya harta itu akan cepat habis dengan sendiri nya seperti dalam hadis berikut
    3.      Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak sewajarnya (tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor). (HR. Al-Baihaqi)
    4.5.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu rupiah
    Dalam lirik lagu Rupiah mengkritik orang–orang yang mendapatkan rupiah dengan cara haram seperti para koruptor, pencuri,perampok dan lain- lain dalam lirik lagu rupiah jelas di katakatan apabila gila karena rupiah maka hal apapun akan di lakukan walaupun terjadi pertumpahan darah .



    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Rupiah
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Harta
    Rupiah merupakan harta yang paling dicari oleh makhluk hidup. Tetapi dalam islam harta yang sebenarnya bukan hanya rupiah saja tetapi ketaqwaan terhadap tuhan. Rupiah boleh kita cari asal dengan cara halal

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1.  Orang Tamak
    lirik lagu Rupiah mengkritik orang-orang yang mendapatkan rupiah dengan cara tidak halal ,bisa dengan cara mencopet bahkan yang paling di tonjolkan adalah para koruptor

    4.6  Analisis pesan moral dalam lirik lagu Dasi dan gincu
    Dasi dan gincu
    Wanita:
    Bukan bahu berbintang bukan leher berdasi
    Yang kudambakan pria yang punya hati

    Pria:
    Bukan alis berukir bukan bibir bergincu
    Yang kudambakan gadis yang punya malu

    Duet:
    Cinta karena dasi si-si akan segera basi
    Cinta karena gincu cu-cu akan segera layu

    Wanita:
    Jabatan perlu, tampan pun perlu
    Bahkan emas permata
    Tetapi cinta di atas segalanya


    Pria:
    Berhias perlu, cantik pun perlu
    Untuk gairah cinta
    Akhlak mulia hiasan yang utama

    Duet:
    Tak guna harta benda da-da
    Kalau jadi neraka
    Tak guna wajah indah da-da
    Kalau jadi bencana



    4.6.1 Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Dasi dan gincu.
    Analisis pesan religi dalam lirik lagu Dasi dan gincu dengan indikator : martabat seseorang dalam islam dan cinta karena Allah Swt ,
    a.  Martabat seseorang dalam islam
    Martabat seseorang dalam islam bukan tergantung pada kekayaan, wajah yang menawan, ataupun pangkat seseorang dalam dunia pemerintahan ataupun dalam masyarakat , martabat seseorang dalam islam tergantung dari mana orang itu mencintai Allah dan Rasul nya dengan cara menjauhi larangan nya dan menjalankan perintahnya , dan martabat seseorang dalam islam juga dapat di lihat dari ilmu pengetahuan seseoarang ,allah akan meninggikan derajat seseorang di karenakan ilmu pengetahuan dan ibadah seseorang tersebut. Dalam lirik lagu dasi dan gincu lirik-lirik yang menyakan martabat seseorang dapat kita lihat dalam lirik lagu berikut.
    Wanita:
    Bukan bahu berbintang bukan leher berdasi
    Yang kudambakan pria yang punya hati

    Pria:
    Bukan alis berukir bukan bibir bergincu
    Yang kudambakan gadis yang punya malu

    b.    Cinta karena Allah
    Selain menyatakan martabat seseorang lirik lagu Dasi dan Gincu  mengisahkan cinta yang sebenarnya yaitu cinta kepada Allah.
    Wanita:
    Jabatan perlu, tampan pun perlu
    Bahkan emas permata
    Tetapi cinta di atas segalanya

    Pria:
    Berhias perlu, cantik pun perlu
    Untuk gairah cinta
    Akhlak mulia hiasan yang utama

    Dalam lirik lagu tersebut sebenarnya cinta yang di sampaikan bukan cinta yang berlandaskan kasih sayang antar kedua makhluk hidup, maksud lagu dasi dan gincu cinta yang sebenarnya merupakan cinta kepada Allah mencintai lawan jenis tetapi tanpa melanggar sari’at agama. Akhlak mulia merupakan penguat sebuah cinta yang di maksud, dan apabila kita umat islam memandang martabat seseorang dalam cinta ataupun menjalankan cinta yang tidak sesuai dengan syari’at islam atau mengikuti cinta bangsa barat akan menimbulkan maksiat dan neraka lah tempat kita saat di akherat nanti lirik lagu yang menyatakan hal tersebut :
    Tak guna harta benda da-da
    Kalau jadi neraka
    Tak guna wajah indah da-da
    Kalau jadi bencana
    Disana dapat di simpulkan bahwa cinta dan martabat seseorang jangan di lihat dari harta dan wajah saja ,tetapi cinta dan martabat sesuai syariat agama lah yang terbaik.
    4.6.2 Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Dasi dan gincu
    Dalam lirik lagu Dasi dan gincu tersebut mengkritik orang-orang mencintai seseorang karena kelebihan yang di miliki orang tersebut baik dalam ,hal harta ,wajah dll. Sesungguhnya cinta yang memandang martabat seseorang tidak akan bertahan lama
    Cinta karena dasi si-si akan segera basi
    Cinta karena gincu cu-cu akan segera layu
    Jadi selain itu lagu tersebut menkritik orang – orang yang memandang rendah orang-orang yang tak punya hal yang bisa di banggakan dan memandang orang rendah hanya sebelah mata , padahal semua orang sama derajatnya .
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Dasi dan gincu
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Martabat seseorang dalam islam
    Dalam lirik lagu Dasi dan gincu disimpulkan bahwa martabat seseorang jangan dinilai dari harta dan wajah saja, tetapi martabat seseorang dapat kita lihat dengan kuatnya iman seseorang.
    2. Cinta karena Allah
    Dalam lirik lagu Dasi dan gincu diceritakan cinta yang sangat mulia dan cinta yang sangat indah yaitu cinta dikarenakan Allah . yang memandang sesorang bukan dari sesuatu duniawi tapi dari sudut ketaatan dan ibadah orang itu.

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Kesombongan
    Dalam lirik lagu Dasi dan gincumengkritik orang – orang yang memandang rendah orang-orang yang tak punya hal yang bisa di banggakan dan memandang orang rendah hanya sebelah mata , padahal semua orang sama derajatnya .



    4.7      Analisis pesan moral dalam lirik lagu Sumbangan
    Sumbangan
    Menyumbang sebenarnya menyumbang
    Memberi dengan keikhlasan
    Menyumbang sebenarnya menyumbang
    Memberi dengan ridha Tuhan

    Kalau memang benar kau mau menyumbang
    Kenapa perhitungkan angka
    Kalau memang benar kau mau menyumbang
    Kenapa mengharapkan menang

    Dermawan sebenarnya dermawan
    Orang yang punya ketulusan
    Dermawan sebenarnya dermawan
    Tidak mengharap keuntungan

    Memberi seribu mengharap sejuta
    Itu ‘kan ingin cepat kaya
    Memberi ribuan mengharap miliaran
    Sudah jelas bukan dermawan

    Janganlah kau menipu dirimu sendiri
    Dalam menggunakan uang
    Tanyakan hatimu di saat memasang
    Mau judi atau nyumbang
    Mari kita menyumbang demi pembangunan

    Dengan harta dan pikiran
    Tapi jangan tegakkan sendi pembangunan
    Dengan meruntuhkan iman
    Orang yang menyumbang demi kemajuan
    Ia pahlawan pembangunan
    Tapi kalau nyumbang cari keuntungan
    Penjudi ngaku dermawan

    Dermawan hayo para dermawan
    Menyumbang demi pembangunan
    Menyumbang hayo kita menyumbang
    Agar merata kemakmuran
    Namun hukum Tuhan jangan permainkan
    Yang haram jangan dihalalkan
    Karena pembangunan tanpa ridla Tuhan
    Tak ‘kan membawa keberkahan
    Tanyakan hatimu
    Mau main judi atau mau nyumbang?Hm?


    4.7.1 Analisis pesan religius dalam lirik lagu Sumbangan
    Analisis pesan religi dalam lirik lagu Sumbangan dengan indikator sedekah . Sedekah adalah membagikan sedikit harta kepada orang yang berhak menerimanya.
    Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah saw lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yang lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, "Bersedekah dalam keadaan sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh (nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian."
    (Bukhari - Muslim)
    Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
    (Bukhari)
    Dalam lirik lagu Sumbangan banyak terdapat kalimat yang membuktikan bahwa kita sebagai umat muslim di wajibkan untuk bersedekah baik untuk orang yang membutuhkan ataupun untuk pembangunan , dalam lirik lagu sumbangan di sana di katakan
    Menyumbang sebenarnya menyumbang
    Memberi dengan keikhlasan
    Menyumbang sebenarnya menyumbang
    Memberi dengan ridha Tuhan

    Kalau memang benar kau mau menyumbang
    Kenapa perhitungkan angka
    Kalau memang benar kau mau menyumbang
    Kenapa mengharapkan menang

    Pada lirik lagu tersebut juga di katakan bahwa kita orang islam dalam bersedekah hendaklah jangan pernah mengharapkan keuntungan dalam bersedekah, hendaklah kita bersedekah dengan tulus hati dan bersedekah dengan ridha tuhan. Dalam bersedekah jangan pernah kita menyumbangkan harta yang kita dapat dari hal yang haram karena harta yang kita peroleh dari hal yang haram tidak akan menambahkan rezki atau ridha tuhan kepada kita malah akan membuat kita sengsara apabila kita bersedekah dengan menggunakan harta haram maka itu sama saja kita mempermainkan hukum tuhan seperti lirik berikut yang terdapat dalam lagu sumbangan
    Menyumbang hayo kita menyumbang
    Agar merata kemakmuran
    Namun hukum Tuhan jangan permainkan
    Yang haram jangan dihalalkan
    Karena pembangunan tanpa ridla Tuhan
    Tak ‘kan membawa keberkahan
    4.7.2 Pesan kritik sosial dalam lagu Sumbangan
    Dalam lirik lagu Sumbangan, banyak terdapat kritikan untuk orang – orang kaya yang tak pernah bersedekah, walaupun bersedekah biasanya mengharapkan sesuatu ,baik itu sebuah nama agar di kenal masyarakat ,ataupun mengharapkan sebuah imbalan yang lebih dalam bersedekah .
    Selain itu lagu Sumbangan mengkritik orang-orang yang mengaku sebagai orang dermawan dalam menyumbangkan hartanya padahal harta yang dia sumbangkan diperoleh dari hal yang haram.
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Sumbangan
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Sedekah
    Dalam lirik lagu Sumbangan di dalam nya terdapat perintah kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk bersedekah untuk hal yang baik.

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Kesombongan
    Dalam lirik lagu Sumbangan mengkritik orang yang menyombongkan hartanya dalam bersedekah


    4.8      Analisis pesan moral dalam lirik lagu Setetes air hina

    Setetes air hina
    Der-ta der-ta-taDer-ta der-ta-ta
    He, jangan mentang-mentang punya
    Memandang orang tidak dengan sebelah mata
    He, jangan mentang-mentang kuasa
    Menyuruh orang tolak pinggang setinggi dada
    Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
    Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
    Yang berhak disembah oleh segenap alam
    He, silakan punya dan kuasa
    Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama
    Bukankah engkau dilahirkan telanjang
    Tanpa sehelai benang
    Kemudian berkat rahmat-Nya
     TuhanKau bisa jadi orang
    Tak malukah, tak sadarkah
    Kaukira dirimu siapa
    He, tidakkah kauperhatikan
    Dari apakah dulu dirimu dijadikan
    He, dari tetes air hina
    Kau diciptakan lalu engkau disempurnakan
    Itu kesombongan (itu kesombongan)Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
    Tak pantas kausandang sebagai seorang insan
    Yang tiada daya tanpa kehendak Tuhan
    He, silakan punya dan kuasaTapi janganlah angkuh sombong pada sesama

    4.8.1        Analisis pesan relegius dalam lirik lagu Setetes air hina
    Analisis pesan religius dalam lirik lagu Setetes air hina dengan indikator: Asal manusia. Asal manusia sama yaitu dari sperma yang mengalami pembuahan. Islam juga menyatakan hal yang sama, semua manusia diciptaka dari air hina. Menurut firman Allah :
    "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).
    Dalam lirik lagu Setetes air hina juga di katakan bagai mana asal mula kita manusia di ciptakan
    He, tidakkah kauperhatikan
    Dari apakah dulu dirimu dijadikan
    He, dari tetes air hina
    Kau diciptakan lalu engkau disempurnakan

    4.8.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Setetes air hina
    Dalam lirik lagu Setetes air hina , dapat di ketahui lagu tersebut mengkritik orang-orang yang punya kekuasaan ,orang kaya ,orang yang mempunyai kedududukan di dalam masyarakat .
    He, jangan mentang-mentang punya
    Memandang orang tidak dengan sebelah mata
    He, jangan mentang-mentang kuasa
    Menyuruh orang tolak pinggang setinggi dada
    Itu kesombongan (itu kesombongan)
    Itu keangkuhan (itu keangkuhan)

    Pada lirik lagu di atas mengkritik orang-orang yang mempunyai kekuasaan, biasa nya orang yang mempunyai kekuasaan selalu memandang rendah seseorang bisa itu pembantu,ataupun anak buah nya dalam melakukan sesuatu tanpa memikirkan bagai mana keadaan orang  yang dia perintah .
    Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
    Yang berhak disembah oleh segenap alam
    He, silakan punya dan kuasa
    Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama
    Bukankah engkau dilahirkan telanjang
    Tanpa sehelai benang
    Kemudian berkat rahmat-Nya Tuhan Kau bisa jadi orang
    Tak malukah, tak sadarkah
    Kaukira dirimu siapa

    Pada lirik di atas mengkritik orang kaya dan orang yang mempunyai kedudukan di masyarakat , disana dikatakan bukan pakaian mu tetapi pakaian tuhan yang berhak disembah oleh segenap alam maksudnya adalah orang-orang seperti para pejabat sebenarnya tidak pantas untuk di sembah ataupun meminta di sembah oleh orang lain karena hal itu tidak pantas karena kita manusia bukan makhluk yang punya kuasa , banyak pejabat yang sementang-mentang berkuasa melakukan rakyat kecil semena-mena.
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Setetes air hina
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Asal manusia
    Dalam lirik lagu Setetes air hinamenjelaskan bagai mana asal manusia (kelahiran manusia) dalam islam.


    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Orang kaya dan pejabat
    Dalam lirik lagu Setetes air hinamengkritik orang kaya dan pejabat yang selalu minta di hormati.




    4.9      Analisis pesan moral dalam lirik lagu Kerudung putih
    Kerudung putih

    Seraut wajah cantik yang kausembunyikan
    Di balik kerudung putih

    Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
    Kau cantik alami anugerah Ilahi
    Tapi bukan karena itu aku cinta padamu
    Juga bukan karena itu aku sayang padamu
    Kauhiasi diri dengan budi pekerti
    Kauhambakan diri ke hadirat Ilahi
    Itulah yang menyebabkan aku cinta padamu
    Itulah yang menyebabkan aku sayang padamu
    Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
    Kau cantik alami anugerah Ilahi
    Tiada lelaki yang membantah
    Kecantikan wajahmu, kelembutan sikapmu
    Keindahan senyummu
    Tapi yang menyilaukan mata
    Sinar keimananmu yang selalu kaupancarkan
    Dalam setiap langkah
    Gadis seperti kamu yang aku dambakan


    4.9.1        Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kerudung putih
    Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kerudung putih dengan indikator : kecantikan menurut islam, Kecantikan seseorang wanita dalam islam tergantung bagimana cara wanita itu menyembunyikan aurat nya dan menjaga akhlak nya. Karena haram bagi wanita yang memperlihatkan aurat nya.
    Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad).
    Dalam lirik lagu Kerudung putih mengisahkan tentang kekaguman sesorang lelaki kepada wanita yang memakai kerudung putih. Kekaguman itu bukan di landaskan oleh kecantikan dan pakaian seorang wanita tersebut, tetapi kekaguman itu di karena akhlak sang wanita yang berdandan mengikuti syariat islam tanpa menimbulkan keseksian dan kemolekan tubuh, tetapi sang wanita menutup aurat nya , budi pekerti wanita itu serta ketaatan wanita tersebut dalam menyembah Allah Swt.
    Seraut wajah cantik yang kausembunyikan
    Di balik kerudung putih

    Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
    Kau cantik alami anugerah Ilahi

    Tapi bukan karena itu aku cinta padamu
    Juga bukan karena itu aku sayang padamu

    Kauhiasi diri dengan budi pekerti
    Kauhambakan diri ke hadirat Ilahi

    Itulah yang menyebabkan aku cinta padamu
    Itulah yang menyebabkan aku sayang padamu

    Pada lirik di atas semua kekaguman lelaki tersebut ia ungkapkan.

    4.9.2        Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Kerudung putih
    Dalam lirik lagu Kerudung putih mengkritik lelaki dan wanita dalam mencari pasangan ,serta mengkritik wanita dalam hal berpakaian
    a.       Dalam lirik lagu Kerudung putih disana sebenarnya mengkritik lelaki yang mencari jodoh tetapi hanya memandang wajah dan keseksian tubuh wanita. Padahal wajah dan keseksian tubuh wanita tak sebanding nilainya dengan budi pekerti wanita itu sendiri.
    b.      Selain lelaki dalam lirik lagu Kerudung putih juga mengkritik wanita dalam mencari jodoh lirik lagu kerudung putih sudah menceritakan bagaimana cara lelaki mencari wanita sebagai pendamping hidupnya jadi wanita harus sadar apabila dia mendapatkan lelaki,apa yang di pandang lelaki tersebut dari wanita ,apabila lelaki itu hanya memandang wanita karena keseksian dan nafsu saja maka hendaklah sang wanita meninggalkan nya karena lelaki yang baik tidak memandang kecantikan dan nafsu saja.
    c.       Dan dalam lirik lagu Kerudung putih mengkritik wanita remaja sekarang yang sudah mengikuti perkembangan zaman ,dalam hal berpakaian mereka sudah jarang menutupi aurat malahan dari mereka lebih senang memakai pakaian yang sedikit menimbulkan aurat dan memakai pakaian yang lebih modis. Mereka sudah meninggalkan jilbab, jilbab sudah ketinggalan zaman dan jadul itu kata mereka padahal kecantikan semakin kita jaga maka kecantikan sesungguhnya terdapat pada wanita yang senang menutupi auratnya ,bukan kecantikan apabila semakin terbuka semakin cantik .
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Kerudung putih
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Kecantikan menurut Islam
    Dalam lirik lagu Kerudung putihmenerangkan kecantikan wanita dalam berdandan menurut syariat islam ,dan ketaqwaan wanita tersebut menambah kecantikan.


    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Wanita dan pria dalam mencari jodoh / pasangan

    Lirik lagu Kerudung putihmengkritik wanita dan pria dalam mencari jodoh / pasangan tanpa melihat budi pekerti dan ketaqwaan nya .
    2.   Wanita dalam berpakaian
    Lirik lagu Kerudung putihMengkritik wanita dalam hal berpakaian yang menampakkan auratnya

    4.10  Analisis pesan moral dalam lirik lagu Kiamat
    Kiamat
    Gunung-gunung yang kukuh terpancang
    Hari itu akan diterbangkan
    Gedung-gedung yang tinggi menjulang
    Hari itu akan ditumbangkan
    Hari itu hari kiamat
    Hari yang menghancurkan jagat
    Hari itu hari kiamat
    Hari yang menghancurkan umat
    Lautan yang selalu bergelombang
    Hari itu akan ditumpahkan
    Langit yang penuh dengan bintang
    Hari itu akan dihempaskan
    Hari itu tiada lagi perlindungan
    Hari itu tiada lagi pertolongan
    Semua orang ketakutan
    Jeritan tangis memilukan
    Rasa kengerian mencekam
    Maut menyelubungi alam
    Hari itu tak berguna lagi harta
    Hari itu tak berharga lagi nyawa
    Semua makhluk dimusnahkan
    Seluruh alam dihancurkan
    Darah ‘kan menjadi lautan
    Kepingan bangkai berserakan
    Terangnya cahaya matahari
    Hari itu akan dipadamkan
    Semuanya isi perut bumi
    Hari itu akan dimuntahkan
    4.10.1    Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kiamat
    Analisis pesan religius dalam lirik lagu Kiamat dengan indikator : kepercayaan hari akhir, kepercayaan hari akhir dalam islam adalah merupakan rukun iman yang ke 5 . kiamat pasti terjadi dan tidak ada orang yang tau kapan hari itu akan datang. Dalam lirik lagu kiamat dikatakan bahwa bumi dan isinya akan di musnahkan semua makhluk di bumi akan mati.
    Gunung-gunung yang kukuh terpancang
    Hari itu akan diterbangkan
    Gedung-gedung yang tinggi menjulang
    Hari itu akan ditumbangkan

    Hari itu hari kiamat
    Hari yang menghancurkan jagat
    Hari itu hari kiamat
    Hari yang menghancurkan umat

    Pada lirik di atas menjelaskan kejadian-kejadian apa saja yang ada saat kiamat tiba ,kita umat muslim wajib percaya akan datang nya hari itu. Dalam Al Qur’an pun sudah di jelaskan bagaimana kiamat itu terjadi dan kejadian yang di tulis dalam Al Qur’an sama dengan lirik lagu Kiamat karena pencipta mengambil pedoman dari Al Qur’an.
    4.10.2    Analisis pesan kritik sosial dalam lirik lagu Kiamat
    Dalam lirik lagu Kiamat disana mengkritik orang-orang yang mengabaikan akan terjadi nya hari akhir yaitu hari kiamat. Banyak orang yang masih lalai dalam melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangan nya. Serta mengkritik orang-orang yang lebih mengutamakan hal duniawi dari pada akhirat , banyak yang lebih mementingkan harta , martabat dan juga jabatan padahal pada hari akhir nanti semua yang ada di muka bumi ini akan hancur dan hanya keimanan kita yang akan menyelamatkan kita pada hari akhir kelak .
    Tabel Data Hasil Analisis Lagu Kiamat
    Pesan relegius
    Indikator
    Hasil analisis
    1. kepercayaan pada hari akhir
    Lirik lagu Kiamat merupakan pesan bagi kita manusia bahwa hari akhir itu pasti terjadi dan tidak ada lagi kehidupan di dunia.

    Pesan kritik sosial
    Indikator
    Hasil analisis
    1. Orang yang lupa akan kewajiban dan lupa akan adanya hari ahir
    Pada lirik lagu Kiamat mengkritik orang yang lupa akan kewajiban dan lupa akan adanya hari ahir . orang-orang yang lupa akan keduanya tidak pernah merasa puas akan hal dunia dan tidak mementingkan akhirat






















































    BAB V
    PENUTUP
    5.1  Simpulan
    Berdasarkan analisis pesan moral dalam lirik lagu karya H. Rhoma Irama didapatkan hasil sebagai berikut
    1)    Bentuk permasalahan dalam pesan religius
    (a) Sholat ada 1 permasalahan
    (b) Hormat kepada orang tua ada 1 permasalahan
    (c) Hal yang di haramkan ada 1 permasalahan
    (d) Kematian ada 1 permasalahan
    (e) Harta ada 1 permasalahan
    (f) Martabat seseorang ada 1 permasalahan
    (g) Sedekah ada 1 permasalahan
    (h) Asal manusia ada 1 permasalahan
    (i) Kecantikan menurut islam ada 1 permasalahan
    (j) Kepercayaan hari akhir ada 1 permasalahan
    (k) Kasih sayang ada 1 permasalahan
    (l) Berdoa ada 1 permasalahan
    (m) Cinta karena Allah ada 1 permasalahan

    2)    Bentuk permasalahan dalam pesan kritik sosial
    a.    Lirik lagu Begadang ada 2 permasalahan :
    (a) kesehatan
    (b) hiburan malam

    b.   Lirik lagu Keramat ada 2 permasalahan :
    (a) Durhaka kepada orang tua
    (b) Musyrik
    c. Lirik lagu Judi ada 1 permasalahan:
    (a) orang yang menghalalkan judi
    d.   Lirik lagu Sebujur bangkai ada 1 permasalahan :
    (a) kesombongan
    e.    Lirik lagu Rupiah ada 1 permasalahan :
    (a) orang tamak
    f.    Lirik lagu Dasi dan gincu ada 1 permasalahan :
    (a) kesombongan
    g.   Lirik lagu Sumbangan ada 1 permasalahan :
    (a) kesombongan
    h.   Lirik lagu Setetes air hina ada 2 permasalahan :
    (a) orang kaya
    i.     Lirik lagu Kerudung putih ada 2 permasalahan :
    (a) wanita dan lelaki dalam mencari pasangan
    (b) wanita dalam hal berpakaian
    j.     Lirik lagu Kiamat ada 1 permasalahan :
    (a) orang yang lupa akan kewajiban dan lupa akan hari akhir


    5.2  Saran-saran
    Berdasarkan simpulan diatas, maka dapat dikemukakan saran saran sebagai berikut:
    1)   Penelitian mengenai pesan moral dapat di tingkatan lagi. Banyak hal-hal yang yang menarik untuk diteliti di dalam lirik lagu, karena didalam nya banyak terdapat kajian sastra dalam berbagai aspek.
    2)        Di harapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji lagi secara, mendalam tentang kajian pesan moral dalam karya sastra.
    3)        Jika analisis ini menimbulkan perbedaan pendapat, baik unsur nilai relegius, krtitik sosial maupun intrepetasi data, maka dikembalikan lagi kepada isi syair lagu dari pengarang, bahwa suatu karya sastra merupakan suatu hak otomatis dari seorang pengarang atau penulis nya.
    4)        Semoga skripsi ini bermanfaat bagi saya dan para pembaca


Top