Mengenai Saya
- Johan Martha
- Saya lahir tanggal 17 mei 1992 , saya anak pertama dari 9 bersaudara. Sekarang saya seorang guru honorer di SDN Sungai Kupang -Hobi saya Olahraga,Bermain musik,dan share info di internet -Saya juga membuka usaha cuci motor Joe Oand yang terletak di desa malintang kecamatan Gambut . -
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
artikel pendidikan, Dunia Pendidikan, News, Pembelajaran dan metode, Peran Blog, PIM Blogger, teknologi
Kelebihan dan Kekurangan Video Tutorial Menggambar Animasi Jepang
Belajar cara menggambar animasi Jepang melalui melalui video tutorial sudah banyak tersedia di berbagai sumber. Ada yang memang gratis dan ada pula video pembelajaran berbayar. Video tutorial itu pun memiliki kelebihan dan kekurangan bagi penggunanya. Apa saja? Yuk, simak ulasannya di artikel ini!
Kelebihan
Ongkosnya Murah
Belajar menggunakan video tutorial di era digital seperti saat ini tentunya jauh lebih murah. Sebab, kamu tidak membutuhkan banyak biaya untuk mendapatkan pembelajaran mengenai menggambar animasi Jepang. Apalagi, banyak video tutorial belajar menggambar di situs Youtube, pastinya kamu tidak perlu repot mengeluarkan uang dan tenaga untuk belajar menggambar.
Meski begitu, keberhasilan kamu menyerap berbagai pembelajaran dari video tutorial bergantung pada seberapa sanggupnya kamu langsung memahami materi dari video itu sendiri. Bila memang videonya mudah dipahami, maka kamu akan sangat mudah menyerap materinya dan begitu pula sebaliknya.
Waktu yang Fleksibel
Menggunakan video tutorial tentunya memberikan waktu yang fleksibel padamu untuk belajar menggambar. Sebab, kamu bisa membuka video itu kapanpun kamu merasa ingin belajar. Dengan begitu, kamu bisa memiliki waktu yang cukup luang untuk kegiatan lainnya. Selain itu, pemilihan waktu menonton video tutorial bisa pula mempertimbangkan mood sehingga apa saja konten pembelajarannya bisa dengan mudah terserap olehmu.
Dapat Skip Materi Belajar ke Bagian yang Diinginkan
Kelebihan video tutorial yang paling digemari ialah materinya dapat diulang ataupun dilewati ke bagian yang diinginkan. Hal itu dapat membantu kamu untuk mendalami proses menggambar animasi Jepang yang cukup rumit. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengulang bagian video yang tidak diinginkan.
Mendapat Insight Cara Menggambar Mangaka atau Animator Terkenal
Dalam beberapa video tutorial yang ada di situs Youtube, ada yang menunjukkan cara menggambar animasi Jepang sesuai dengan cara menggambar pembuatnya. Mulai dari cara mangaka atau animator itu membuat tokoh dari awal hingga selesai hingga detil karakteristik dan ciri khasnya.
Melalui video-video semacam itu, kamu bisa mendapatkan pelajaran dan insight bagaimana cara menggambar tokoh animasi Jepang yang sudah cukup terkenal, seperti Naruto, Doraemon, Monkey D. Luffy, dan lain sebagainya. Dengan belajar melalui video-video itu, kamu bisa membuat tokoh itu sendiri mirip dengan goresan pembuatnya.
Kekurangan
Tidak Ada yang Mengevaluasi Proses Pembelajaran
Kekurangan video tutorial cara menggambar yang pertama ialah tidak adanya pengevaluasi proses belajarnya. Sebab, kamu belajar secara mandiri dan individu tanpa adanya seorang tutor atau fasilitator. Hal ini akan menyulitkan karena kamu tidak tahu seberapa berkembangnya kualitas menggambarmu dan langkah apa yang harus kamu lakukan setelahnya. Kemampuan kamu bisa saja tak berkembang lantaran hanya mengetahui teknik menggambar dari video-video yang ditonton.
Untuk mengembangkan kemampuan menggambar ke tingkat advance tentunya tetap membutuhkan orang lain. Dengan begitu, kamu terarahkan dan tahu berbagai teknik menggambar lainnya yang tidak ada pada video tutorial.
Terbatasnya Pengetahuan Teknik Menggambar
Dengan bergantung pada video tutorial, pengetahuan teknik menggambarmu bisa terbatas. Sebab, tidak semua video tutorial membuka berbagai teknik menggambar yang harus diketahui oleh penontonnya.
Hal tersebut biasanya dikarenakan banyak pembuat video tutorial itu tidak berasal dari latar belakang seni rupa. Banyak yang memang mahir menggambar lantaran belajar otodidak dan tidak memahami berbagai macam teknik menggambar.
Tak Bisa Interaksi Langsung dengan Tutor
Ketika kamu belajar menggambar animasi Jepang dengan video tutorial, pastinya tidak akan mampu berinteraksi langsung secara cepat. Meski saat ini ada metode live streaming, tetap saja ada proses penghambat komunikasimu dengan tutor menggambarmu di video. Sehingga, kamu tidak bisa langsung mendapat respon dari tutormu di dalam video tutorial.
Hal itu akan menyulitkanmu ketika kamu membutuhkan arahan atas suatu kesulitan dalam proses menggambar animasi Jepang. Dengan begitu, kamu harus mencari tahu sendiri bagaimana mengatasi masalah yang tengah dihadapi.
Terbiasa Meniru
Belajar dengan video tutorial membuatmu terbiasa meniru gambar yang dicontohkan. Hal itu akan berdampak pada pengembangan teknik menggambarmu. Sebab, kamu akan terbiasa meniru gambar dalam video tutorial dan sulit mengembangkan teknik menggambar sendiri.
Hal itu pastinya akan menghambat kualitas menggambarmu dan kamu hanya akan menguasai satu atau dua teknik semata. Tanpa adanya ciri khas dan karakteristik itu, kamu hanya akan menjadi peniru yang baik.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan belajar cara menggambar animasi Jepang melalui video tutorial. Penggunaan video tutorial agaknya harus diimbangi dengan pembelajaran melalui tutor atau fasilitator secara tatap muka. Dengan begitu, kamu bisa memiliki kemampuan menggambar animasi Jepang lengkap dengan berbagai ruang lingkup tekniknya. Seringlah berlatih dan belajar dengan berbagai cara ya guys! Apalagi kalo kamu belajar di IDS | International Design School, di sini kamu akan belajar langsung dengan animator dan game maker professional di bidangnya loh! Selain itu juga kalian akan mendapatkan mata kuliah yang dirancang untuk mendukung project sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri melainkan membentuk satu kesatuan.
Nah, buat kalian yang tertarik dan mau lihat program apa saja yang kita miliki, bisa cek di Instagram, Facebook, dan web kita di www.idseducation.com untuk info lebih lanjut.
Semangat! Practice Makes Perfect.
Source:
1 2 3 4 5
informasi terbaru, News
JAKARTA – Lulusan perguruan tinggi swasta (PTS) bermasalah tetap bisa melamar CPNS dan mengikuti seleksi.
Penegasan itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menanggapi pernyataan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) soal keberadaan 243 PTS yang dicap bermasalah. Bahkan ada larangan untuk lulusan PTS bermasalah ikut seleksi CPNS.
“Saya yakin, tidak seperti itu maksud Kemenristek Dikti. Pemerintah tidak boleh melarang lulusan dari 243 PTS itu melamar CPNS, karena itu hak azasi mereka,” kata Yuddy, Sabtu (10/10).
Bila dalam proses rekrutmen, menurut Yuddy, lulusan PTS bermasalah lolos seleksi maka golongan kepangkatannya yang disesuaikan. Misalnya, formasi sarjana golongannya IIIa, tapi karena yang bersangkutan mendapatkan ijazah dari PTS abal-abal, otomatis dia turun IIa.
“Dia akan disesuaikan golongan kepangkatannya bila yang bersangkutan melanjutkan studi di PTS yang diakui,” terangnya.
Dia menambahkan, rekrutmen CPNS 2016 tetap memberikan kesempatan bagi lulusan dari mana saja untuk ikut seleksi. Dengan ketentuan umum, umur minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
Sumber : Nazhar Facebook
News
Sangat Tragedi nasib para guru honorer, gajih seadanya yang mereka terima tidak pernah menyurutkan semangat mereka untuk terus memajukan anak bangsa.
Sebenarnya Para guru honorer bukan tidak ikhlas dalam menyampaikan ilmu , tapi buka mata mereka hanya mengharapkan sedikit santunan untuk kehidupan mereka .
Sampai sekarang ,di era sekarang kira-kira masih banyak guru honorer yang hidup seadanya padahal sudah menghasilkan para generasi penerus bangsa yang hebat.
Ini hanya sekedar coretan hati saya , dan terbukti dengan adanya berita yang saya peroleh , berikut paparan berita yang membuat hati saya sedikit terisis.
Harapan honorer non kategori seperti guru
tidak tetap (GTT) untuk diangkat CPNS lewat jalur khusus seperti honorer
kategori satu (K1) dan kategori dua (K2), tidak bisa terealisasi.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi, honorer non kategori
seperti GTT bisa diangkat CPNS asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Beberapa kriterianya antara lain berumur di bawah 35 tahun, memenuhi
kompetensi, dan ada formasinya.
"Kalau mau jadi CPNS harus ikut mekanisme
UU ASN yaitu harus tes dan maksimal 35 tahun. Di luar itu, silakan mengikuti
jalur pegawai
pemerintah
dengan perjanjian kerja (PPPK)," jelas Menteri Yuddy, Minggu (6/9).
Dia menambahkan, tidak ada regulasi baru
untuk pengangkatan GTT dan honorer non kategori. Pijakan pemerintah tetap pada
PP 48/2005 jo PP 43/2007 jo PP 56/2012.
"PP 48 kan sudah jelas menyebutkan
instansi pusat dan daerah dilarang merekrut tenaga honorer lagi. Kalau masih
ada yang ngeyel, itu salah siapa? Masak pemerintah harus membantu instansi yang
sudah melanggar UU, kan PP itu turunan UU," paparnya.
Dia mengimbau seluruh honorer non kategori
untuk menyiapkan diri dalam seleksi CPNS 2016 mendatang. Ini agar dalam tes
nanti bisa bersaing dengan pelamar umum lainnya.
demikian berita dan informasi yang dapat
disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua, salam PGRI
informasi terbaru, News
Reformasi tunjangan guru akan dimulai tahun
ini dengan penerapan UKG pada 19 November sampai 27 November 2015 . Selain itu
akan dilaksanakan pula penilaian kinerja guru untuk memastikan kualitas dan
transparansi evaluasi kinerja mereka.
Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sumarna Surapranata,
sebagaimana kutipan dari Koran Sindo, rencana penghapusan tunjangan
profesi guru (TPG) mempunyai dasar. Dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara
(UU ASN) disebutkan bahwa besaran gaji PNS tergantung pada kinerja. Karena itu
tunjangan guru akan direformasi menjadi tunjangan kinerja setelah melalui
pengujian.
Adanya reformasi tunjangan guru tersebut
karena tidak semua guru kinerjanya menjadi bagus meskipun sudah mendapatkan
tunjangan tersebut. Sumarna menambahkan, pemerintah ingin secepatnya insentif
berbasis kompetensi dan kinerja itu segera direalisasi.
UKG dan penilaian kinerja guru akan menjadi
menu pada pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Jadi rapor guru
nantinya harus terdiri atas PKG, UKG, dan prestasi belajar. Adanya PKB ini
merupakan terobosan baru pelatihan guru, demikian penjelasan sari Sumarna.
Menurut Guru besar Fakultas
Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Hafid Abbas, sertifikasi guru
melalui portofolio dan pelatihan 90 jam tak lebih dari formalitas belaka. Guru
tidak dilatih, melainkan hanya diberi sertifikat secara cuma-cuma. Hafid mendukung
revisi sertifikasi guru karena tidak memberi dampak perbaikan atas mutu
pendidikan nasional.
baseline;">
Padahal
penyelenggaraannya telah menguras 2/3 dari total anggaran pendidikan yang
mencapai 20% APBN. Pada 2010 biaya sertifikasi mencapai Rp110 triliun. Namun
Bank Dunia mempublikasi guru yang sudah sertifikasi dan yang belum ternyata
menunjukkan prestasi yang relatif sama.
Hafid
menegaskan, ada tiga implikasi dari program sertifikasi yang mesti dibenahi.
Pertama, Kemendikbud harus menghilangkan pola formalitas penyelenggaraan
program sertifikasi guru. Kedua, kaitkan sertifikasi dengan pembenahan
mekanisme pengadaan dan perekrutan calon guru di perguruan tinggi. Ketiga,
sertifikasi guru harus diselenggarakan berbasis kelas.
informasi terbaru, News
JAKARTA – Tidak semua sekolah di Indonesia
memiliki standar yang sama. Ada sejumlah sekolah yang sudah baik dalam
infrastruktur, namun ada sebagian lagi yang masih kurang. Karena itulah
perlu diterapkan standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan.
Lead Adviser on Skills Development Higher Education and Education
Governance ACDP Indonesia, Abdul Malik, mengungkapkan, kualitas
pendidikan di Indonesia sangat beragam. "Dari sekolah ke sekolah, daerah
ke daerah, sangat bervariasi. Kelengkapan guru dan fasilitas juga
berbeda," ujarnya, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/9/2015).
Malik menambahkan, sekolah-sekolah marginal hanya memiliki sedikit
dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ironisnya, para guru
cenderung memilih sekolah-sekolah bagus untuk menjadi tempat mengajar.
Kebutuhan SPM pendidikan pun dirasa penting guna memperbaiki
ketidaksetaraan ini. Bahkan, Uni Eropa menggelontorkan dana 37 juta euro
kepada Indonesia untuk membangun SPM dalam bidang pendidikan.
Perwakilan program Pengembangan Kapasitas Standar Pelayanan Minimal
(MSS-CDP) Uni Eropa-Asian Development Bank, John Strain, menyampaikan
bahwa dana tersebut akan disalurkan ke 108 kabupaten/kota dari 16
provinsi terpilih. Setiap kabupaten/kota akan menerima Rp2,5 miliar.
"Dana hibah tersebut dipakai untuk melatih 50 ribu orang dari
kalangan pemda, kepala sekolah, komite sekolah, dan guru untuk membuat
SPM. Bahkan, pelatihan juga melibatkan sektor swasta," kata John.
Salah satu bentuk SPM pendidikan, kata John, adalah penyusunan
kurikulum dan rencana pembelajaran. Pembuatan dan pengaplikasian SPM
sendiri akan mampu meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan pendidikan.
Sumber : okezone.com
Top 5 Popular of The Week
-
A. Judultentatif PESAN MORAL DALAM LIRIK LAGU DANGDUT KARYA H. RHOMA IRAMA B. Latar Belakang Masalah ...
-
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Karya sastra merupakan hasil cipta manusia selain memberikan hiburan juga sa...
-
Ampat si Ampatlima merupakan sebuah lagu yang berasal dari kalimantan selatan Lagu ini merupakan ungkapan perasaan seseorang , Dala...



